Apa Itu Fraksi Harga Saham BEI?
Fraksi harga saham — atau sering disebut tick size — adalah satuan perubahan harga minimum yang diperbolehkan dalam satu langkah transaksi jual-beli saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Setiap kali investor memasukkan penawaran beli (bid) atau penawaran jual (offer) ke dalam order book JATS (Jakarta Automated Trading System), harga yang dimasukkan harus merupakan kelipatan dari fraksi yang berlaku.
Aturan ini ditetapkan melalui Keputusan Direksi BEI No. Kep-00023/BEI/04-2016 dan berlaku untuk seluruh saham yang diperdagangkan di Papan Utama, Papan Pengembangan, maupun Papan Akselerasi BEI.
Kelompok Fraksi Harga Saham BEI 2026
BEI membagi harga saham ke dalam 5 kelompok fraksi berdasarkan rentang harga. Berikut tabel lengkap beserta contoh harga valid:
| Kelompok | Rentang Harga | Fraksi | Maks. Perubahan/Sesi | Contoh Harga Valid |
|---|---|---|---|---|
| K-1 | Rp 1 – Rp 199 | Rp 1 | Rp 20 | Rp 50, Rp 100, Rp 178 |
| K-2 | Rp 200 – Rp 499 | Rp 2 | Rp 40 | Rp 200, Rp 350, Rp 498 |
| K-3 | Rp 500 – Rp 1.999 | Rp 5 | Rp 100 | Rp 500, Rp 1.200, Rp 1.995 |
| K-4 | Rp 2.000 – Rp 4.999 | Rp 10 | Rp 200 | Rp 2.000, Rp 3.450, Rp 4.990 |
| K-5 | Rp 5.000 ke atas | Rp 25 | Rp 500 | Rp 5.000, Rp 9.175, Rp 50.000 |
Kelompok 1: Fraksi Rp 1 (Harga Rp 1 – Rp 199)
Kelompok harga paling rendah ini memiliki fraksi terkecil yaitu Rp 1 per tick. Saham-saham di kelompok ini umumnya merupakan saham gorengan, saham yang sedang dalam tekanan jual berat, atau saham penny dengan likuiditas terbatas. Perubahan maksimum yang diizinkan per sesi adalah Rp 20.
Nilai 1 tick per lot = Rp 1 × 100 lembar = Rp 100.
Kelompok 2: Fraksi Rp 2 (Harga Rp 200 – Rp 499)
Saham di kisaran harga Rp 200 hingga Rp 499 menggunakan fraksi Rp 2. Artinya, harga bid dan offer harus merupakan bilangan genap — misalnya Rp 200, Rp 202, Rp 300, Rp 498. Perubahan harga maksimum per sesi adalah Rp 40.
Nilai 1 tick per lot = Rp 2 × 100 lembar = Rp 200.
Kelompok 3: Fraksi Rp 5 (Harga Rp 500 – Rp 1.999)
Kelompok ini mencakup saham-saham midcap yang cukup banyak diperdagangkan. Fraksinya Rp 5, sehingga harga yang valid harus merupakan kelipatan 5 (contoh: Rp 500, Rp 505, Rp 1.000, Rp 1.995). Perubahan maksimum per sesi Rp 100.
Nilai 1 tick per lot = Rp 5 × 100 lembar = Rp 500.
Kelompok 4: Fraksi Rp 10 (Harga Rp 2.000 – Rp 4.999)
Saham-saham bluechip dan midcap papan atas banyak berada di kelompok ini. Fraksinya Rp 10, sehingga harga harus merupakan kelipatan 10. Perubahan maksimum per sesi adalah Rp 200.
Nilai 1 tick per lot = Rp 10 × 100 lembar = Rp 1.000.
Kelompok 5: Fraksi Rp 25 (Harga Rp 5.000 ke atas)
Kelompok ini berlaku untuk saham-saham dengan harga premium seperti BBCA, HMSP, atau DSSA. Fraksinya Rp 25, artinya harga harus merupakan kelipatan 25 (contoh: Rp 5.000, Rp 5.025, Rp 9.175, Rp 50.000). Perubahan maksimum per sesi Rp 500.
Nilai 1 tick per lot = Rp 25 × 100 lembar = Rp 2.500.
Cara Menghitung Jumlah Tick Antara Dua Harga
Menghitung jumlah tick antara dua harga berbeda bergantung apakah kedua harga berada di kelompok fraksi yang sama atau berbeda.
Contoh 1 — Satu Kelompok Fraksi
Dari Rp 1.000 ke Rp 1.200 (keduanya di Kelompok 3, fraksi Rp 5):
- Selisih harga = Rp 1.200 – Rp 1.000 = Rp 200
- Jumlah tick = Rp 200 ÷ Rp 5 = 40 tick
- Nilai per lot = 40 tick × Rp 500 = Rp 20.000 per lot
Contoh 2 — Melewati Batas Kelompok
Dari Rp 1.800 ke Rp 2.500 (melewati batas K-3 dan K-4):
- Segmen K-3: Rp 1.800 → Rp 1.995 = Rp 195 ÷ Rp 5 = 39 tick
- Segmen K-4: Rp 2.000 → Rp 2.500 = Rp 500 ÷ Rp 10 = 50 tick
- Catatan: Rp 1.995 ke Rp 2.000 = 1 tick K-3 + masuk K-4
- Total ≈ 90 tick (dengan penyesuaian di batas)
Mengapa Fraksi Harga Penting bagi Investor & Trader?
1. Validasi Order Sebelum Masuk
Sebelum memasukkan order ke aplikasi broker, pastikan harga yang Anda masukkan adalah kelipatan fraksi yang berlaku. Harga yang salah (misalnya Rp 1.503 pada saham dengan fraksi Rp 5) akan langsung ditolak sistem dan Anda harus memasukkan ulang order.
2. Perencanaan Target Profit & Stop Loss
Dengan mengetahui fraksi harga, Anda dapat menentukan target profit (TP) dan stop loss (SL) yang realistis dalam satuan rupiah per lot. Misalnya, jika Anda ingin TP di 10 tick dari harga beli, cukup kalikan 10 × nilai tick per lot.
3. Analisis Spread di Order Book
Spread antara harga bid terbaik dan offer terbaik (Best Bid dan Best Offer) selalu merupakan kelipatan fraksi. Spread minimum yang mungkin terjadi adalah 1 tick. Memahami hal ini membantu Anda menilai likuiditas dan biaya transaksi implisit.
4. Manajemen Risiko Berbasis Tick
Dalam trading aktif, banyak trader profesional menghitung risiko dalam satuan tick bukan rupiah, karena lebih mudah dibandingkan antar saham yang harganya berbeda jauh. Mengetahui nilai rupiah per tick adalah fondasi dari manajemen risiko berbasis tick ini.
5. Persiapan di Sekitar Batas Kelompok
Saat harga saham bergerak mendekati batas kelompok (misalnya mendekati Rp 200 dari Rp 190, atau mendekati Rp 500 dari Rp 490), ada dinamika unik di order book karena fraksi akan berubah. Hal ini bisa menciptakan resistensi atau dukungan psikologis di batas tersebut.
Fraksi Harga vs. Auto Rejection (ARA/ARB): Apa Bedanya?
| Aspek | Fraksi Harga (Tick Size) | Auto Rejection (ARA/ARB) |
|---|---|---|
| Definisi | Satuan minimum perubahan harga per langkah | Batas maksimum perubahan harga harian |
| Berlaku | Setiap saat di order book | Per hari perdagangan |
| Dasar aturan | Kep-00023/BEI/04-2016 | SE BEI No. S-04770/BEI.POP/07-2023 |
| Contoh | Rp 5 untuk saham Rp 1.000 | ±35% untuk saham Rp 500–Rp 1.999 |
| Pelanggaran | Order ditolak sistem | Auto rejection — order tidak bisa masuk |
Cara Menggunakan Kalkulator Fraksi Harga
Mode 1: Cek Fraksi Harga
Masukkan harga saham (per lembar) di kolom input. Kalkulator akan langsung menampilkan fraksi yang berlaku, kelompok rentang harga, maksimum perubahan per sesi, nilai 1 tick per lot, serta harga valid terdekat di atas dan di bawah harga yang Anda masukkan.
Mode 2: Hitung Jumlah Tick
Masukkan harga awal dan harga akhir untuk menghitung berapa tick pergerakan dari satu harga ke harga lainnya. Kalkulator akan otomatis mendeteksi jika pergerakan melewati lebih dari satu kelompok fraksi dan menghitung dengan benar segmen per segmen.
Mode 3: Nilai Tick dalam Rupiah
Masukkan harga saham dan jumlah lot yang Anda pegang. Kalkulator akan menampilkan nilai 1 tick per lot, nilai 1 tick untuk seluruh posisi Anda, total nilai posisi, dan persentase 1 tick terhadap total posisi — berguna untuk manajemen risiko berbasis tick.
Sejarah dan Dasar Hukum Fraksi Harga BEI
Fraksi harga saham BEI sudah beberapa kali mengalami perubahan sejak bursa saham Indonesia berdiri. Perubahan terakhir yang signifikan dilakukan pada tahun 2016, ketika BEI menerbitkan Keputusan Direksi No. Kep-00023/BEI/04-2016 yang menetapkan 5 kelompok fraksi harga seperti yang berlaku hingga saat ini (April 2026).
Sebelum 2016, struktur fraksi harga berbeda — kelompoknya lebih sedikit dan nilai fraksinya berbeda. Perubahan 2016 bertujuan untuk:
- Meningkatkan efisiensi dan likuiditas perdagangan
- Menyesuaikan dengan praktik terbaik bursa saham internasional
- Memberikan kepastian bagi investor dalam memasang order
- Mengurangi risiko penolakan order akibat harga yang tidak valid